Mengenal Orang Multilingual, Manfaat Kognitif, dan Cara Kerja Otaknya

Mengenal Orang Multilingual, Manfaat Kognitif, dan Cara Kerja Otaknya

Di era konektivitas global, kemampuan berbicara dalam lebih dari satu bahasa telah menjadi keharusan. Namun, ada perbedaan antara seseorang yang hanya mampu berkomunikasi dalam 2 bahasa dengan seseorang yang mampu menggunakan banyak bahasa.

Orang multilingual adalah individu yang fasih dalam 3 bahasa atau lebih. Mereka tentunya memiliki otak dengan keunggulan kognitif yang luar biasa.

Definisi Multilingual

Secara sederhana, bilingual mengacu pada penguasaan dua bahasa, sementara multilingual mengacu pada tiga bahasa atau lebih. Namun, penguasaan ini tidak selalu harus sefasih bahasa ibu (native language).

Ada berbagai macam bagaimana seseorang bisa menjadi multilingual. Tergantung pada latar belakang keluarga, ataupun kemampuan otak seseorang itu sendiri.

1. Multilingual Sejak Lahir (Simultaneous Multilingual)

Orang yang multilingual sejak lahir biasanya tumbuh besar di lingkungan atau di keluarga yang menggunakan 2 bahasa atau lebih sejak usia dini. Mereka memperlakukan kedua atau lebih bahasa tersebut sebagai bahasa ibu (native language) dan mempelajarinya secara bersamaan, bukan bergantian atau berurutan.

2. Multilingual Berurutan (Sequential Multilingual)

Ini adalah seseorang yang mempelajari bahasa ketiga, keempat, dan seterusnya setelah menguasai bahasa ibu dan bahasa kedua mereka, biasanya setelah usia 3 tahun, dan tetap memberikan manfaat kognitif dan sosial. 

Mengapa Otak Multilingual Lebih Unggul?

Banyak studi telah menunjukkan bahwa belajar dan menggunakan banyak bahasa secara aktif dapat memberikan dampak positif yang signifikan pada fungsi eksekutif otak.

1. Peningkatan Fungsi Eksekutif

Menggunakan banyak bahasa secara konstan melatih bagian otak yang bertanggung jawab atas mengontrol perhatian, memori kerja, dan multitasking. Orang multilingual harus selalu menekan bahasa yang tidak relevan saat berbicara, dan latihan ini secara efektif meningkatkan kemampuan otak untuk memilah informasi dan fokus.

2. Kemampuan Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik

Penelitian menunjukkan bahwa ketika orang multilingual mengambil keputusan dalam bahasa kedua (atau ketiga) mereka, mereka cenderung membuat keputusan yang lebih rasional dan kurang dipengaruhi emosi. Jarak emosional yang mereka ciptakan saat menggunakan bahasa non-pribumi menyebabkan hal ini.

3. Perlindungan Terhadap Penurunan Kognitif (Demensia)

Salah satu manfaat jangka panjang yang paling menakjubkan adalah perlindungan terhadap penuaan otak. Penggunaan banyak bahasa secara aktif diketahui dapat menunda timbulnya gejala penyakit Alzheimer dan demensia hingga rata-rata 4-5 tahun lebih lama dibandingkan dengan penutur satu bahasa. Otak mereka membangun ‘cadangan kognitif’ yang lebih kuat.

Cara Kerja Otak Multilingual

Cara kerja orang multilingual (poliglot) adalah dengan melatih otak mereka untuk mengolah berbagai bahasa secara bersamaan (code-switching), yang meningkatkan kemampuan multitasking, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan yang lebih logis karena mereka terbiasa memproses informasi dari berbagai perspektif linguistik.

Otak orang multilingual dapat mengelola bahasa melalui jaringan otak yang dinamis, diantaranya:

1. Jaringan Aktif Permanen

Semua bahasa yang dikuasai tetap ‘aktif’ di dalam otak. Ketika orang multilingual berbicara, otaknya bekerja keras untuk memilih bahasa yang benar sambil menekan bahasa lain yang tidak dibutuhkan pada saat itu.

2. Materi Abu-abu Lebih Padat

Studi MRI menemukan bahwa orang multilingual (terutama mereka yang mempelajari bahasa di usia dini) memiliki materi abu-abu (grey matter) yang lebih padat di area otak tertentu, yang mengindikasikan koneksi saraf yang lebih kuat terkait memori dan pemrosesan bahasa.

Kesimpulan

Menjadi orang multilingual jauh melampaui kemampuan menerjemahkan kata. Jika kamu sedang mempertimbangkan untuk mempelajari bahasa ketiga atau keempat, sains mendukung penuh langkahmu. Bukan hanya peluang karir yang terbuka, tetapi kamu juga sedang berinvestasi pada kesehatan dan kecerdasan otak kamu di masa depan.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *